• Lia Levina, Nisa Rahtio & Geni T. Putri

INSTAGRAM LIVE: EKSPLORASI MARKETING DALAM MASA PANDEMI


“Bangun tidur ‘ku terus mandi buka HP. Tidak lupa menggosok gigi main Instagram, ngecek FB, dan nonton Netflix sebentar.”


Coba yang rutinitasnya jadi kayak di atas dalam 2-3 bulan terakhir, angkat tangan! Gara-gara Miss Rona, alias virus corona, berbagai macam kegiatan sehari-hari jadi terhalang karena harus swa-karantina di rumah. Yang biasanya suka nongkrong sama temen setiap akhir pekan - entah ngerumpi-ngerumpi di cafe, nonton film di bioskop, dan sebagainya - sekarang hiburannya cuma bisa dilakukan via Internet dari rumah masing-masing (thank goodness for the Internet!). Dengan adanya perubahan perilaku konsumen ini, berbagai bisnis dan brands pun jadi semakin gencar merancang berbagai macam aktivitas dan strategi, agar dapat tetap terhubung dengan pelanggan mereka walau harus berada #dirumahaja. Salah satu contoh yang paling nyata adalah lewat kanal media sosial.


LATAR BELAKANG


Media sosial memang sudah jadi alat yang gak boleh dilewatkan dalam dunia marketing di era modern ini, bahkan sebelum pandemi melanda. Gak heran deh kalau sekarang banyak pelaku bisnis atau bahkan seniman yang mungkin biasanya memiliki off-air events seperti konser, talk show, dan lain sebagainya, jadi semakin aktif di dunia maya dan mengandalkan fitur-fitur yang untungnya sudah dapat dijangkau dengan mudah. Misalnya saja, Instagram. Pasti kalian sering kan dapat notifikasi atau setidaknya lihat di feed saat lagi iseng-iseng buka IG, bahwa ada yang lagi IG Live; mau itu konser virtual, acara masak bareng influencer, atau ngobrol-ngobrol tentang kebiasaan selama WFH, misalnya.

(Sumber: Luis Quintero via pexels.com)

Efeknya, angka penggunaan Instagram-pun telah meningkat sebanyak 40% selama masa pandemi COVID-19 - dan engagement fitur Live-nya juga meningkat 2 kali lipat dalam seminggu!


Namun, dengan begitu banyaknya bisnis dan audiens yang “berkerumun” pada Instagram Live, bagaimana sebuah brand dapat tetap unggul, bertahan, dan mendapat perhatian penuh dari target audience-nya?


SOLUSI MARKETING KREATIF


Sebagai sebuah konsultan kreatif, Studio Lengua udah ngebantu berbagai brands untuk stay connected dengan konsumennya lewat Instagram Live, disertai dengan solusi sinergi kuat antara desain visual dan perilaku konsumen.


Selayaknya desain-desain gambar ataupun video animasi membuat tampilan feed Instagram jadi lebih menarik dan engagement-nya jadi lebih meningkat, menampilkan desain visual pada Instagram Live pun menarik lebih banyak penonton. Sebagai contoh, untuk sebuah sesi Instagram Live Kopi Soe beberapa waktu lalu - yang bertajuk #KutipanTjeritaBaik - kami mendesain visual yang menonjolkan logo brand dan judul campaign yang ingin disampaikan kepada konsumen.

Kopi Soe - #KutipanTjeritaBaik Vol. 1

Contoh desain visual lainnya yang bisa kamu gunakan adalah filter! Iya, filter-filter Instagram Stories bisa kamu tampilkan juga pada saat Live sedang berlangsung. Atau biar dapet poin plus, kamu juga bisa desain sendiri filter-nya, biar beda dari yang lain dan sekaligus nonjolin brand kamu! Seperti filter untuk Instagram Live J LIVE #THISISMYSK8PUNKWAY with ROSEMARY, yang kami buat dengan mengikuti key visual dan tagline dari brand J LIVE sendiri.

J LIVE - #THISISMYSK8PUNKWAY

Di era digital marketing ini, kehadiran KOL (Key Opinion Leader) atau influencer juga jadi salah satu hal yang gak boleh terlewatkan. Bisa dibilang, mereka adalah kunci untuk menjangkau mass media dengan opini-opini yang dianggap positif oleh jumlah pengikutnya yang banyak.


Nah, Instagram Live sudah pun menyediakan fitur yang memungkinkan penggunanya untuk mengajak orang lain bergabung dalam satu Live yang sama. Lewat fitur ini, brands dapat mengundang KOL atau influencer yang relevan untuk hadir pada sesi Live, di mana mereka dapat menarik audiensnya sendiri untuk ikutan nonton!

Mountea - IG Live Phase 3

Sebenarnya, fitur Instagram Live bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan desain visual atau KOL yang relevan dengan topik. Namun, Studio Lengua sih gak menyarankan untuk melakukan hal ini. Alasan utamanya tentu saja karena jumlah viewers jadi gak maksimal.

IG LIVE Mountea Phase 1


Nah, berdasarkan data dari sesi Live yang telah Studio Lengua lakukan, sesi Live yang menggunakan desain visual dan dibantu oleh KOL/influencer terbukti meraih jumlah viewers yang lebih tinggi, dibandingkan dengan sesi Live tanpa desain visual dan KOL!

Sebelum memulai sesi Instagram Live…


Ada hal-hal lain yang bisa kamu persiapkan selain membuat desain visual dan mengundang KOL/influencer agar engagement-nya meningkat, seperti:


#1 Bahas topik yang menarik dan berbeda

Apalah arti Instagram Live tanpa sebuah topik? Paling bakal rame sama viewers yang keluar masuk karena bahasan yang gak spesifik. Gak cuma sekadar topik biasa, penting juga bahas topik yang menarik dan berbeda, karena clutter dari brand lain yang mulai aktif muncul di Instagram Live - apalagi di jam prime time. Kalau kamu merasa topik yang dibahas cukup unik, buat sesi Live jadi lebih eksklusif tanpa save di IGTV. Jadi, audience-mu akan lebih semangat menunggu sesi Live-nya!


#2 Buat teaser dan reminder post

Sedih gak sih kalo udah punya topik yang seru tapi ternyata gak ada yang tau? Makanya, jangan lupa untuk bikin teaser untuk sesi Live-mu, ya. Minimal, beri info tentang topik bahasannya nanti, KOL atau influencer yang diundang, dan kapan Livenya akan berlangsung. Terus, jangan lupa juga untuk remind audience apalagi mendekati jadwal Live tiba.

(Sumber: @gunmar via unsplash.com)

#3 Berikan iming-iming giveaway (jika memungkinkan)


Kuis berhadiah atau giveaway merupakan salah satu kiat paling baik untuk menarik audiens! Dalam announcement post yang mengajak audiens untuk nonton acara IG Live, kamu bisa sekalian memberikan teaser bahwa akan ada giveaway, agar mereka semakin penasaran dan tertarik untuk “hadir” pada saat sesi Live.


#4 Buat sesi Live secara konsisten


Seperti yang kamu pasti sudah tau, posting konten di feed/story secara konsisten dapat membuat profile-mu jadi lebih di-notice sama algoritme Instagram - alias semakin sering dilihat oleh audiens. Begitu juga dengan IG Live! Buat tema dan rancang konten sesi Live untuk satu periode (entah 1 bulan, 3 bulan - sesuaikan dengan kebutuhan brand kamu aja) selayaknya kamu membuat plan konten bulanan - agar penonton terus menunggu-nunggu sesi berikutnya.


(Sumber: Marten Bjork via unsplash.com)

Semoga eksplorasi satu ini bermanfaat dan bisa diterapkan dalam strategi sesi Instagram Live, ya. Jadi brand-mu tetap hidup dan terhubung dengan audience secara langsung - bahkan setelah pandemi berakhir!

© 2020 oleh Studio Lengua. All Rights Reserved